Showing posts with label Foodism. Show all posts
Showing posts with label Foodism. Show all posts

Siapa tidak suka es krim? Hidangan penutup dengan tekstur es yang lembut dengan berbagai rasa ini merupakan panganan favorit bagi banyak orang. Tidak padang usia dan juga jenis kelamin, es krim kerap menjadi santapan akhir yang dicari. Makanan beku yang konon sudah ditemukan sejak abad ke 2 Sebelum Masehi ini juga memiliki karakteristik yang berbeda-beda di setiap negara dan salah satu negara yang mahsyur dengan es krimnya adalah Italia.

Di Italia, Es Krim lebih dikenal dengan nama Gelato, walaupun Gelato dan Es Krim juga memiliki kandungan yang berbeda. Gelato sendiri mulai di kenal sekitar abad ke 16 saat satu keluarga di Florence, Italia mengadakan kompetisi untuk membuat hidangan penutup paling enak. Adalah seorang peternak ayam yang memiliki hobi memasak bernama Ruggeri yang memenangkan kompetisi tersebut dengan membuat Gelato. Diboyong ke Perancis, hidangan penutup buatan Ruggeri pun mulai dikenal masyarakat luas. Gelato pun kini menjadi salah satu makanan penutup paling terkenal di muka bumi.

That Another Form of Happiness
Have you ever heard wise people who said that, money cant buy happiness, but you can buy Gelato, another form of happiness. Ya, tidak sedikit orang yang meyakini bahwa Gelato adalah salah satu bentuk kebahagiaan yang bisa mengubah suasana hati seketika, sayangnya dibanding dengan es krim biasa, Gelato biasanya memiliki harga yang terbilang cukup selangit. Mungkin karena label impor yang disandangnya.

Namun anggapan Gelato itu mahal, seketika akan sirna saat tiba di kedai cantik dengan dekorasi utama berwarna hijau toska yang terletak di sekitaran Gondangdia, Jakarta Pusat. Gerai Gelato dengan nama Nora Gelato ini terlihat cukup mencolok, posisinya berada tepat di seberang pintu masuk utama Masjid Cut Nyak Dien yang juga berada tidak jauh dari Stasiun Kereta Api Gondangdia.

Nora Gelato menawarkan Gelato home made berbagai macam rasa yang berbeda setiap harinya, Earl Grey Lavender dan Silver Queen Chocolate adalah beberapa rasa andalan mereka. Nora Gelato tidak menggunakan gula dalam Gelatonya, untuk beberapa varian seperti Avocado Sorbet dan Jasmine Green Tea rasanya menjadi sedikit pahit. Tapi jangan khawatir, mereka menyediakan madu untuk para pecinta rasa manis.

Masalah harga, kedai Gelato yang satu ini sangat bersahabat. Satu scoop gelato cukup seharga 18 ribu Rupiah, 2 scoop seharga 28 ribu Rupiah, sementara porsi besar 3 scoop seharga 38 ribu Rupiah. Setiap porsinya memiliki gratis topping Gelato yang bisa dipilih sendiri.

Kedai mungil yang buka setiap harinya dari jam 10 pagi hingga jam 9 malam ini memiliki area duduk yang nyaman di bagian sebelah kanan kedai. Terdapat beberapa bangku dan juga ayunan nyaman untuk bersantai. Infused water juga tersedia di pojok ruangan kedai. Tidak salah jika kedai ini juga bisa menjadi tempat alternatif untuk menghabiskan waktu dengan orang-orang tersayang, baik keluarga, sahabat, atau pun pasangan.












 

Nama Kedai: Nora Gelato
Alamat: Jl. Johar No.5A, RT.5/RW.3, Gondangdia, Menteng, Jakpus, RT.5/RW.3, Gondangdia, Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10350
Instagram: @noragelato
Maps:


 

RedBox, Aroma Sulawesi Utara Di Barat Jakarta



Dengan panjang bentang garis pantai yang mencapai lebih dari 99.000 kilometer, tidak heran jika Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya dengan berbagai keanekaragaman, mulai dari suku bangsa, flora, fauna dan juga keanekaragaman jenis makanan.

Manado, kota yang terletak di ujung pulau Sulawesi merupakan salah satu daerah yang mahsyur dengan kelezatan makanannya. Masakan khas kota yang memiliki julukan Maldives Van Celebes ini merupakan makanan yang menjadi favorit banyak orang, termasuk bintang Tanah Air, Agnes Monica. Berbekal kecintaannya terhadap makanan Manado, Agnes Monica dan keluarga pun memutuskan untuk membuka satu restoran khas masakan Manado yang diberi nama Red Box.

Restoran yang berlokasi di daerah Jakarta Barat ini menempati satu bangunan yang cukup luas dengan kombinasi warna merha, hitam, dan abu-abu. Kedai ini menyediakan dua ruangan yaitu ruang terbuka dan ruang tertutup. Dengan konsep komunal area, Red Box sangat cocok untuk menjadi tempat berkumpul keluarga, teman, atau rekan kerja.

Mie Pidis Goreng

Kolaborasi Dengan Chef Agus Sasirangan
Berbeda dengan restoran makanan Manado pada umumnya, RedBox berinovasi dengan tidak hanya menghidangkan makanan yang asli dan khas dari Manado seperti Ayam Woku, Ikan Bakar Rica0Rica, Sop Brenebon, Bubur Manado, dan Garo Bunga Pepaya namun restoran ini juga menghadirkan nuansa masakan Manado modern di dalamnya. Berkolaborasi dengan Chef Agus Sasirangan, RedBox pun menghidangkan menu baru seperti Mi Pidis Manado, dan Ikan Woku Bumbu Telur Asin.
 
Berbicara makanan Manado berarti kita juga berbicara mengenai sensasi rasa pedas yang dimiliki oleh mayoritas masakan khas Kota Tinutuan ini. Tidaklah heran jika RedBox juga menghadirkan berbagai jenis sambal yang bisa dipilih sebagai pelengkap untuk menikmati hidangan. Sambal yang mereka hidangkan adalah Sambal Roa, Sambal Goreng, dan Sambal Dabu Iris dengan tingkat kepedasan yang bisa dipesan mulai dari level 1 - level 3.
Bagi para penikmat kue basah, RedBox juga hadir dengan berbagai pilihan kue basah seperti Lemper/ Lalampa, Apang Coe Manado, Kue Berlapis Kenari, Panada, Kue Biapong, dan Pisang Goroho. Sementara untuk menu minuman, RedBox hadir dengan berbagai macam minuman ringan segar dan the most famous Es Kacang Merah Manado tentunya.

Urusan harga jangan khawatir, harga yang ditawarkan oleh kedai ini cukup bersahabat dengan kantung, mulai dari 8.000 - 50.000 Rupiah untuk makanan. Sementara untuk minuman harganya berkisar antara 2.000 - 27.000 Rupiah.

RedBox by BOX Inc.

Gerai RedBox

Daftar Menu

Ikan Woku Bumbu Telur Asin - 50k

Mi Pidis Rebus - 45k

Bubur Manado - 25k

Ayam Rica-Rica - 8k/Pcs, 25k/Porsi

Apang Coe Manado - 15k

Es Kacang Merah - 18k

Nama Restoran: RedBox Manadonese Food by BOX Inc.
Alamat: Jalan Puri Kembangan, No. 10 A-B, Jakarta Barat
Instagram: @redbox_inc
Maps:


Baca Juga:
Warna-Warni Buka Puasa Di Dapur Pelangi
HotelPon X HotelAmbhara

Lobster Sushi
 Bulan puasa selalu menjadi salah satu bulan yang paling saya nantikan kedatangannya setiap tahun. Selain karena bulan ini merupakan bulan seribu bulan, saat di mana semua pintu surga dibuka oleh Allah SWT, waktu di mana silaturahmi yang mungkin sempat terputus bisa kembali tersambung, bulan di mana pintu kebaikan terbuka lebih lebar dari bulan-bulan lainnya. Bulan yang menjadi bulan yang paling dirindukan oleh umat muslim di seluruh belahan dunia.

Namun, bukan hanya hal tersebut yang membuat saya selalu tidak sabar menunggu kedatangan bulan suci Ramadan. Bagi saya Ramadan dan makanan memiliki ikatan terbaiknya sendiri. Ramadan juga merupakan saat banyak bermunculan makanan-makanan musiman. Yang hanya benar-benar bisa ditemukan saat bulan ini tiba. Saat di mana juga banyak makanan baru dikreasikan dan tentunya selalu sukses dalam memeriahkan parade makanan di bulan penuh hikmah ini.

Tidak hanya panganan tradisional khas Ramadan, biasanya di bulan ini saya menyempatkan diri untuk berbuka puasa di beberapa hotel. Sekadar untuk mencicipi menu buffet berbuka puasa mereka yang biasanya beragam dan berbeda dari menu harian yang ada. Beruntung di bulan Ramadan kali ini saya mendapatkan kesempatan untuk berbuka puasa bersama HotelPon.com di Dapur Pelangi milik Hotel Ambhara, salah satu hotel berbintang 4 yang terletak di bilangan Blok M, Jakarta Selatan.

Acara buka bersama kali ini dihadiri oleh teman-teman sesama blogger yang dibuka dengan sambutan singkat oleh Hariyanti Sukahar dari HotelPon.com. Salah satu e-commerce terbaru di Tanah Air di mana kita bisa melakukan pemesanan kamar hotel berbintang 4 ke atas dan juga  membeli berbagai voucher makan di restoran-restoran di hotel ternama dengan diskon yang lumayan bersaing. Ibu Hariyanti juga hadir bersama dengan Dytta Febriani, selaku Marcomm Manager dari Hotal Ambhara.

Rangkaian acara buka bersama dimulai di Barons Pub, dengan demo masak langsung yang dilakukan oleh Executive Chef Hotel Ambhara, James Iskandar Sadli ditemani oleh salah satu asistennya. Chef mengajarkan beberapa menu yang mudah dibuat untuk menu berbuka puasa di rumah. Menu yang disajikan olehnya adalah Tortila Isi Daging Dengan Keju Mozzarella dan menu Pisang Goreng Dengan Saus Kurma.

Tortila Isi Daging Dengan Keju Mozarella menarik perhatian saya, menu ini bisa dibilang cukup sederhana dan cukup mudah untuk dibuat. Cukup menyiapkan kulit tortila, irisan daging sapi, keju mozzarella, irisan bawang bombay, paprika, jamur, dan mentega atau minyak goreng untuk menumis. Cara membuatnya cukup dengan menumis daging, bawang bombay, paprika, dan jamur hingga matang. Lalu panggang sebentar kulit tortila di atas  wajan, setelah itu isi kulit tortila dengan tumisan irisan daging, keju kemudian kembali panggang kulit tortila yang sudah diisi hingga keju meleleh. Cukup mudah bukan.

Selain menyajikan Tortila dan juga pisang goreng, Chef James sudah menyediakan menu khusus untuk berbuka puasa, yaitu Lobster Sushi, salah satu menu sushi terbaru yang juga merupakan signature dish dari Hotel Ambhara.

Tortilla With Beef And Mozzarella Cheese

Selesai melakukan demo masak, kami pun berpindah menuju ke Dapur Pelangi di mana selain buffet Ramadan juga terdapat 5 menu spesial yang sudah menunggu untuk kami santap. Dapur Pelangi berada tepat di sebelah kiri dari pintu masuk hotel. Restoran ini memiliki kapasitas yang cukup besar. Dytta Febriani selaku Marcomm Manager Hotel Ambhara mengatakan bahwa restoran ini belum lama selesai di renovasi dan mengubah namanya menjadi Dapur Pelangi. Restoran ini resmi kembali dibuka pada bulan April lalu.

Interior Dapur Pelangi

Berbagai macam jenis makanan disajikan di sini, mulai dari tajik khas ramadan seperti berbagai jenis bubur dan kolak, gorengan, kurma, kue basah tradisional Indonesia, berbagai potongan buah segar, roti, salad, nasi lengkap dengan berbagai jenis lauk, puding, cake, dan juga es krim. Selain itu terdapat juga chocolate fountain yang sepertinya menjadi primadona menu berbuka puasa. Pengunjung bebas memilih berbagai potongan buah segar dan juga marshmallow yang kemudian bisa disiram dengan cokelat yang harumnya sungguh menggugah selera. Saya buka seorang pencinta makanan penutup, tetapi air mancur cokelat ini sukses membuat saya bolak-balik hingga 3 kali untuk menikmatinya.


Setelah menunggu dan menikmati buffet sekitar setengah jam, Chef James lalu keluar dari balik dapurnya dan menghidangkan 5 masakan andalannya, yaitu Nasi Ulam Dapur Pelangi With Jumbo Prawn, Nasi Ulam Dapur Pelangi With Baronang Fish, Samin Noodle With Shrimp and Sesame Oil, Salmon Fillet with Lemon Beurre Blanc, dan Grilled Angus Rib Eye Chef menjelaskan bahwa seluruh bahan masakan yang digunakan di dapurnya adalah bahan pilihan dengan kualitas yang selalu dijaga dengan baik.

Nasi Ulam Dapur Pelangi with Jumbo Prawn
Menu Nasi Ulam Dapur Pelangi With Jumbo Prawn lah yang paling menarik perhatian saya. Maklum saya adalah seorang penggemar seafood dan terutama udang. Penampakan dua buah udah berukuran besar yang dibakar lengkap dengan nasi ulam dan urap sayur jelas langsung membuat mata saya tidak bisa mengalihkan pandangan dari menu tersebut. Gigitan pertama udah jumbo saya pun yakin dengan segenap hati bahwa Dapur Pelangi menggunakan udang yang benar-benar segar, karena dagingnya terasa sangat manis dan juga renyah. Di menu ini Chef James menggunakan dua jenis sambal, yaitu sambal goreng dan sambal matah yang menjadi favorit saya. Manisnya daging udang dengan cocolan sambal matah yang segar....hmmmm...perfect!

Nasi Ulam Dapur Pelangi With Baronang Fish

Variasi lain dari Nasi Ulam Dapur Pelangi With Jumbo Prawn adalah Nasi Ulam Dapur Pelangi With Baronang Fish. Karena in merupakan variasi makan yang diasjikan juga sama dengan menu sebelumnya, hanya saya kehadiran udang ukuran jumbo tersebut digantikan oleh Ikan Baronang Bakar yang juga berukuran cukup besar. Rasanya tidak kalah lezat dengan udang, apalagi jika ditambahkan dengan perasan jeruk limau di atasnya.

Salmon Fillet with Lemon Beurre Blanc
Walaupun penggemar seafood namun entah kenapa saya bukan pecinta ikan salmon. Jika masih ada ikan lain maka salmon menjadi pilihan terakhir bagi saya, entah kenapa. Namun kali ini saya dibuat cukup penasaran oleh chef. Dalam penjelasannya ia mengatakan bahwa ikan salmon yang digunakan dalam menu Salmon Fillet with Lemon Beurre Blanc merupakan ikan salmon sungguhan yang diimpor langsung dari Australia, bukan ikan salmon abal-abal. Dengan pelengkap saus Beurre Blanc serta French Fries yang renyah, saya pun menikmati menu ikan salmon yang satu ini.

Samin Noodle

Ditanya mana menu yang paling laris, Chef mengaku bahwa  menu Samin Noodle adalah primadonanya. Well, memang susah rasanya mengalahkan popularitas menu mie di negeri ini. Selain nasi, mie  sudah menjadi makanan pokok kedua bagi saya. Menu Samin Noodle ini boleh dibilang cukup unik, walaupun namanya mie, namun yang digunakan bukan lah mie melainkan pasta dengan jenis Angel Hair pasta. Pasta yang mirip dengan spageti namun ukurannya lebih tipis sehingga menyerupai mie telur.

Menu ini cukup gurih, dengan topping yang berlimpah, yaitu campuran sayuran, telur, udang, dan scallop. Walaupun gurih, menu yang satu ini bisa menjadi comfort food bagi penggemar masakan berkuah. Bagi saya pribadi, menyeruput kuah Mie Samin yang hangat sangat menyenangkan bagi perut dan juga lambung.

Grilled Angus Rib Eye
Masakan terakhir yang saya cicipi dalam buka puasa bersama HotelPon.com dan Hotel Ambhara kali ini adalah Grilled Angus Rib Eye. Rib Eye Steak...yeaaaaaay!! Ini adalah bagian steak favorit saya. Menurut saya daging yang berada lebih dekat dengan tulang, and this one TASTED AMAZIIIIIIING!!  Daging Angusnya terpanggang dengan sempurna, dengan tingkat keempukan yang juga pas saat dikunyah. Saya yakin para penggemar steak pasti akan jatuh cinta dengan menu yang satu ini.

Overall, Dapur Pelangi memiliki hidangan yang lezat dengan suasana yang sangat nyaman. Rasanya tidak ada salahnya jika sesekali membawa keluarga untuk menikmati makan malam di sini. Dijamin pasti puas. Jika ingin mencoba di bulan Ramadan ini, jangan khawatir, sajian buffet All You Can Eat Break Fasting ala Hotel Ambhara ini juga bisa di beli di situs HotelPon.com loh. Atau jika ingin mencoba menikmati menu Ala Carte lainnya dengan harga diskon, ada juga penawaran Voucher Rp 80.000 dengan Value Rp 100.000. Diskon yang menarik bukan!

New Fellas.. ^_^
Photo Group With Fellow Bloggers, HotelPon, and Hotel Ambhara Representative

Puas makan, foto-foto, dan juga berbincang kemudian acara ditutup dengan foto bersama dengan seluruh blogger yang datang bersama dengan pihak HotelPon.com dan Hotel Ambhara. Bagi saya acara kali ini cukup berkesan, bukan hanya perilah makan gratisnya saja, saya juga mendapat banyak teman baru di acara ini. Semoga bisa kembali bertemu dengan mereka di kesempatan acara yang lain. Adios!!

_________________________________

Buka Puasa Bersama Blogger
HotelPon X HotelAmbhara

Hotel Ambhara Executive Chef, James Iskandar Sadli
Chef James Saat Melakukan Demo Memasak
Chef James Saat Melakukan Demo Memasak
Para Blogger Tampak Antusias Saat Chef Melakukan Demo Memasak
Tortilla With Beef And Mozzarella Cheese
Lobster Sushi
More Sushi
Interior of Dapur Pelangi
Garlic Bread
Sushi
The Famous Chocolate Fountain
Strawberry Short Cake








Nama Website: HotelPon.Com
Alamat Website: http://hotelpon.com/









Nama Hotel: Hotel Ambhara
Alamat: Jl. Iskandarsyah Raya No.1, RT.5/RW.2, Melawai, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12160, Indonesia
Website:
Maps:



Special Offer from HotelPon X HotelAmbhara:
 
Voucher Rp 80.000 Value Rp 100.000 :
All You Can Eat Breakfasting :
http://bit.ly/breakfastingambhara



Baca Juga:
Rasa Korea Selatan, Di Utara Jakarta
Ngopi Santai Ala Rangga Dan Cinta

Red Sun, Tongkrongan Baru Para Pecinta Kuliner Korea Selatan


Entah ini kali ke berapa saya menulis tentang restoran yang menyajikan masakan Korea Selatan. Selain memang karena saya adalah seorang yang menggemari makanan Negeri Gingseng, bisa dibilang belakangan restoran masakan Korea benar-benar menjamur di Indonesia, terlebih di Ibukota Jakarta. Setiap bulan ada saja kabar mengenai restoran masakan Korea baru buka yang nyangkut di telinga saya. Salah satunya restoran bernama Red Sun yang berlokasi di Lantai 3 Mall Lotte Shopping Avenue, Karet Kuningan, Jakarta Selatan. Tanpa banyak pikir di satu hari Sabtu yang indah beberapa minggu lalu saya akhirnya mampir dan mencicipi masakan Negeri Ginseng restoran yang satu ini.

Menempati satu outlet berukuran sedang dengan dekorasi interior putih hitam dengan sentuhan lampu gantung yang bergaya industrial serta set bangku dan meja bergaya modern, Red Sun restoran memiliki dua area makan terpisah di bagian depan restoran dan bagian dalam restoran serta satu area dapur dengan konsep terbuka. Satu hal yang menarik perhatian saya dari interior Red Sun, saat Anda bisa menemukan beberapa kepala jagoan Avengers tertanam di dinding restoran. Sejenak saya pun menyempatkan diri memutar leher saya ntuk mecari siapa saja jagoan yang mereka benamkan kepalanya di sana and I met Iron Man plus Spidey there...yeaaaaay!!!
 
Untuk urusan makanan yang dihidangkan, dilihat dari menu yang mereka pilih nampaknya Red Sun mengkhususkan diri sebagai restoran Korea yang memasak makanan yang lumayan mudah kita ditemui di pinggir jalan Korea, atau kerennya disebut sebagai street food. Menu yang mereka hadirkan seperti Toppoki, Mandu, Gimbap, Odeng, dan juga Bingsu. Tapi jangan salah, mereka juga menghidangkan jenis makanan berat ala korea seperti Bokumbap, Bibimbap, Nengmyon (Ramen Dingin), Japchae, serta Ayam Goreng khas Korea Selatan. Kala itu saya akhirnya memesan Mandu dan Gimbap, sementara kedua teman saya yang lain memesan Bibimbap, Ayam Goreng, dan Odeng, and I do love their food식을 맛 있어! Rasa Mandu milik Red Sun sukses membawa saya kembali hanyut ke dalam kenangan menikmati seporsi mandu panas di pinggiran Guro, Seoul beberapa waktu silam. God, I miss that city for sure!

Sejujurnya saya tidak heran jika restoran ini memiliki rasa masakan Korea yang mirip dengan masakan di negara asalnya, alasannya karena koki mereka adalah orang Korea asli. Saat berkunjung kesana kebetulan yang memasak langsung semua pesanan kami masih orang asli Korea, tebakan saya itu adalah pemiliknya. Masalah harga, rasanya Red Sun membandrol harga makanannya masih dalam kategori yang wajar. Cukup bersaing di antara sesama restoran masakan Korea lainnya.

Gimbap

Dari semua hidangan Red Sun, saya masih penasaran untuk mencoba menu Mango Bingsu mereka. Saya sempat melirik ke meja sebelah yang kebetulan memesan menu tersebut penampilan Bingsunya benar-benar menggugah selera. Sayang kala itu perut ini sudah tidak muat lagi untuk dijejalkan menu dessert jadi lah saya masih ngidam untuk mencobanya.

Oh iya, bagi Anda yang cukup concern dengan masalah halal dan tidak halal, mungkin sebaiknya bertanya terlebih dahulu kepada koki atau pegawai restoran. Red Sun tidak menjual menu daging babi, tapi mereka menjual minuman beralkohol. Salah satu hal yang membuat restoran tidak mungkin bisa mendapatkan sertifikasi halal tentunya. So if you are not sure, please just ask. ^_^   

 


Nama Restoran: Red Sun
Alamat:
Jam Buka: Senin - Minggu (10.00 - 22.00/ Mengikuti jam buka Mall)

Map:




Baca Juga:
Food Street Korea yang Ramah di Dompet 
Sekilas Wajah Kota Seoul di Kota Kembang Bandung